Hal yang penting yang kau lupakan adalah akhir bagimu-'
Hebat, bagaimana bisa lukisan ini sangat hebat.
Lukisan di depanku ini sangat ingin ku miliki.
Hey, bukan apa apa, aku hanya mengaguminya. Ku putuskan untuk menemui pelukisnya
"Hai! Lukisan mu sangat indah, aku suka dan aku ingin memilikinyaa"
Pelukis itu melihat ku, dan berkata "aaah, banyak sekali orang orang yang datang kepadaku untuk mengatakan hal yang sama. Maaf, aku tak menjualnya."
"Huft, berapapun harganya aku ingin membelinya!!" Kesalku
"Bagaimana jika gantinya kau menjadi inspirasi untuk lukisanku berikutnya?" Katanya mulai membalikkan badannya
"Inspirasi? Apa maksudmu?"
"Aah, maksudku, bisakah kau menjadi sumber untuk lukisan ku? Aku kehabisan cat untuk lukisan selanjutnya"
"Maksudmu aku yg membelikan cat nya? Oke asalkan aku dapat satu lukisan mu"
Dia bergumam sambil melangkah pergi "yah, kalau kau masih bisa pergi"
Aku bingung. sesaat sebelum mengikutinya aku menyadari sesuatu, aku kabur. Lalu aku mendengar ia berkata "baik sekali, kau pintar. Aku kehilangan cat merahku lagi kan"
.
.
.
_________________
Komentar
Posting Komentar